Beredar Berita Perbuatan Asusila Viral di Media, Anggota DPRD MUBA Rahman Halim: Itu Tidak Benar

Musi Banyuasin | Tintamerah.co.id – Anggota DPRD Musi Banyuasin (MUBA), Rahman Halim, angkat bicara dengan awak media, Minggu (23/6/2024), terkait beredarnya pemberitaan di Media Sosial (Medsos), oknum anggota DPRD Musi Banyuasin (MUBA) sedang berduaan dengan perempuan inisial A di salah satu kamar hotel yang berada di Jalan Sudirman.

Terkait dengan pemberitaan tersebut Rahman Halim bantah dan tidak benar bahwa dirinya sedang berdua dengan inisial A dikamar tersebut.

“Kami tidak berdua dikamar tersebut, dan saat dikunjungi oleh pihak keluarga A, kami dalam keadaan sedang ngobrol dan tidak ada indikasi sedikitpun perbuatan asusila, karena dalam kamar tersebut ada 2 (dua) orang anak kandung saya yang berusia 22 Tahun dan 13 Tahun,” katanya.

BACA JUGA  Cerita Bu Roma Bisa Nikmati Listrik PLN Pasca Kunjungan Erick Thohir

Lanjut ia menyampaikan bahwa di kamar tersebut ada 4 (empat) orang dan tidak ada satupun yang berpakaian tidak sopan, karena semuanya berpakaian lengkap, rapi dan sopan.

“Berita yang beredar tersebut hoaks dan yang sebenarnya jauh dari apa yang diberitakan. Terkait berita tersebut secara organisasi saya akan konsultasi dengan pihak DPD Partai Hanura Sumsel dan akan menyerahkan tindaklanjutnya,” ujarnya.

Lebih lanjut terkait dengan pemberitaan berita tersebut, dirinya tidak mau berasumsi apapun, dan hanya mau menyampaikan kronologi kejadian yang sebenarnya bahwa tidak ada sedikitpun indikasi perbuatan asusila yang dilakukannya.

“Jika mengetahui siapa dibelakang pemberitaan tersebut, paling tidak akan berkonsolidasi untuk mengetahui apa tujuannya dibalik tersebut, karena baik secara pribadi maupun organisasi saya akan mengedepankan musyawarah dan kekeluargaan, karena apa yang dilakukannya telah mencoreng nama saya secara pribadi dan Partai secara umum,” ungkapnya.

BACA JUGA  Kajari Pidie Jaya Musnahkan Barang Bukti yang Sudah Berkekuatan Hukum Tetap (INKRACHT)

Terakhir dia menyampaikan kepada masyarakat MUBA, untuk meminta maaf atas beredarnya pemberitaan yang tidak menyenangkan diri dan dirinya akan bertanggung jawab penuh bahwa berita tersebut tidak benar.

“Saya mohon maaf atas adanya pemberitaan ini, dan saya berani untuk mempertaruhkan segala apa yang saya miliki, karena tidak pernah ada dan tidak pernah saya lakukan. Secara pribadi dan organisasi berharap kepada masyarakat kabupaten MUBA, jangan mudah percaya dengan berita-berita hoaks di Medsos, karena terkadang tidak sesuai dengan apa yang terjadi sebenarnya,” pungkas RH.*